PELAJARAN CINTA BROWN DAN YOSSY


Cinta makin kuat disaat diterpa badai ujian. Ikatan tambah lekat, keberanian mempertahankan, menjaga tumbuh diluar jangkauan nalar kita. Semua itu karena kekuatan cinta jika telah lulus dari berbagai bentuk ujiannya.

Brown dan Yossy adalah dua ekor kucing yang telah membangun rumah tangga, ia dikarunia dua anak yang lucu banget. Selama ini Brown kami kenal dengan kepribadian yang penakut, selalu kalah dengan kucing jantan lainnya. Keberanian dan jiwa pejuangnya muncul begitu kuat setelah kejadian yang memilukan.

Suatu ketika, kami mendapati anak Yossy berkurang satu, kami bertanya-tanya, siapa yang membunuhnya (memakan) si Baby? Karena satu-satunya kucing jantan yang terdekat hanyalah Brown, maka kesimpulan sementara dialah layak dicurigai. Demi menyelematkan Si Baby yang jadi anak tunggal, Si Brown kami masukkan dalam kandang yang tak jauh dari tempat Si Yossy dan Si Baby bersemayam. Keesokan harinya kami terkejut, anak Yossy yang tinggal satu-satunyapun lenyap. Waaahh, kami salah tangkap rupanya (maafkan kami Brown). Kami coba menganalisa, jangan-jangan Si Black, kucing tetangga yang biasa bertandang ke rumah kami? 

Pasca ujian kesedihan itu, mereka tampak sekali sock, bebepara kali Yossy melihat tempat terakhir dimana si Baby berada. Brown mendampingi seolah memberikan support semangat dan menghibur untuk menghilangkan trauma.

Dugaan makin kuat mengarah pada Si Black, diperkuat dengan sikap Si Brown yang berubah drastis menjadi pahlawan hebat dengan power full keberaniannya ketika melihat Si Black datang. Langsung bulunya yang panjang dan lembut mengkorok berubah bagai jarum tajam, marah, geram, gagah berani menyambut kehadiran Si Black dengan serangan. Perkelaian begitu seru, hingga kami sulit melerai. Itu terjadi beberpa kali, setiap kali melihat kehadiran Si Black, langsung muncul hasrat menyerang. Kami menduga, itu terpicu rasa dendam, mungkin karena Si Brown tahu bahwa yang memangsa anaknya di depan matanya adalah Si Black. 

Rupanya rasa cintanya pada keluarga, pasangan dan anaknya membangkitkan keberanian dan kejantanan yang selama ini tercover oleh kelemah-lembutannya. Setelah kematian kedua anaknya sikap Si Brown kepada Si Yossy pun menjadi semakin protektif. Kemanapun Yossy berjalan ia ikuti, seolah-olah ia memberikan perlindungan dan kasih sayang terbaik. Setiap Yossy tidur, Brown membersamainya, selalu berdua seakan tak terpisahkan.  

Kejadian lucu yang membuat kami tambah gemes dengan tingkah mereka berdua. Kami dapati sepasang kucing yang sedang bucin ini tidur bersama saling memeluk, kala itu Yossy akan bangun, dengan refleks tangan Brown meraih leher Yossy dan memeluk kembali agar tidur lagi. Akhirnya berdua tidur lagi, gemes banget deh kami melihatnya.

Pelajaran cinta dari Brown dan Yossy, "Jika dibawa rasa cinta ini kita arahkan kepada bumi pertiwi, bangsa dan negara bagaimana ya??!!..."

Semoga bermanfaat.

Tulungagung, 1 September 2024
Penulis: Susilo (Anggota Jatim PAK)

Comments

Popular posts from this blog

DAKWAH, SOSIAL, DAN NASIONALISME

Kekuatan yang Tak Terkalahkan

MALU DENGAN SEPATU