BEGADANG, "BANYAK MANFAATNYA"
Semua orang diberi tugas sesuai kapasitas masing-masing. Semua ditugasi untuk menebar kebaikan, dakwah kebenaran dan memberi kemanfaatan kepada sesama. Jangan melihat seseorang dengan penutup mata kaca yang buram, perhatikan dengan kaca mata jernih. Karena bisa jadi mereka yang gelap menurut kita ternyata terdapat cahaya terang untuk orang lain yang lebih banyak.
Kajian sederhana yang sampaikan oleh Gus Muwafiq pada suatu acara, menurut kami sangat menarik untuk kita renungkan. Update, kejadian akhir-akhir ini ada sebagian orang yang ramai-ramai menghujat Rhoma Irama. Beliau tegaskan, agar kita tidak menghujat Rhoma, atau siapapun dalam arti luas, bisa jadi pahala dan kemanfaatan hidup orang yang kita hujat lebih banyak dari yang menghujat. Coba hitung berapa pahala Rhoma, dengan satu lagu saja, Beliau contohkan dengan melantunkan lagu Begadang; "Begadang, jangan begadang. Kalau tiada artinya. Begadang boleh saja. Kalau ada perlunya. Kalau terlalu banyak begadang. Muka pucat karena darah berkurang. Bila sering kena angin malam. Segala penyakit akan mudah datang. Darilah itu, sayangi badan. Jangan begadang setiap malam."
Penjelasan Gus Muwafiq lebih lanjut, berapa banyak pengamen yang mendapatkan rezeki untuk kehidupan keluarganya lantaran bekal menyanyikan satu lagu tersebut. Mungkin dalam sehari bisa mendapatkan penghasilan 100 ribu, cukup untuk menafkahi keluarga. Berapa banyak anak pengamen yang bisa bersekolah karena orang tuanya menyanyi lagu itu?
Ringan tapi bermakna dalam, jika kita lanjutkan ulasan Beliau. Sejak diciptakan dan populer di masyarakat, sampai kapan lagu itu dinyanyikan oleh pengemen atau penyanyi? Kita gak tahu. Akan terus bergulir, mengalir deras menyebar tanpa batas kemanfaatannya. Diluar profesi tersebut, bagi penikmat lagu, tak terhitung jumlah mereka yang menjadi rileks dengan liriknya yang santai dan menyimpan pelajaran baik bagi yang mendalami isinya. Diera digital ini tentu ada juga youtuber yang mendapatkan kemanfaatan dengan menayangkan lagu di atas melalui kanalnya. Kalau dicermati makin mendalam makin banyaklah kemanfaatan dari satu lagu yang diciptakan oleh seorang hamba bernama Rhoma.
Analisa saya yang minim data, mungkin dalam proses penciptaan lagu, Rhoma selalu menjaga kebersihan hatinya. Mementingkan isi atau kandungan makna, sehingga unsur dakwahnya kena juga, dikombinasi dengan kreasi lagu yang merdu, diiringi irama yang cocok untuk banyak telinga. Lagu yang dicipta tak semata untuk mengejar ketenaran belaka, lebih hebat dari itu ada nilai inti yang diperjuangkannya.
Semoga dengan menulis bisa menambah kemanfaatan dari hidup kita. Bismillah fokus lurus untuk memberi manfaat, jangan sampai salah niat. Na'udzubillah...
Semoga bermanfaat.
Tulungagung, 4 September 2024
Penulis: Susilo (Anggota Jatim PAK)

Comments
Post a Comment